Puisi Pahlawan Pendek Pilihan Terbaik 1000+ (bahasa indo dan jawa)

     Seorang pahlawan adalah dia yang rela membela negara ini, dia yang rela mengorbankan jiwa raganya, dia yang tak pernah mundur  untuk Mempertahankan Negeri ini. Oleh karena itu banyak sekali pujian-pujian yang dilontarkan kepada mereka sebagai wujud terimakasih kita kepada mereka. Salah satunya adalah dalam bentuk puisi. Nah berikut adalah beberapa contoh puisi tentang mereka
Puisi Pahlawan Pendek.



puisi pahlawan pendek



Puisi Pahlawan Pendek dengan Judul " Pahlawanku "

Pahlawanku...
Bagaimana Ku bisa
Membalas Jasa-jasamu
Yang telah kau berikan untuk bumi pertiwi
Haruskah aku turun ke medan perang
Haruskah aku mandi berlumuran darah
Haruskah aku tersusuk pisau belati penjajah
Aku tak tahu cara untuk membalas Jasa-jasamu
Engkau relakan nyawamu
Demi suatu kemerdekaan yang mungkin
Tak bisa kau raih dengan tanganmu sendiri
Pahlawanku engkaulah bunga bangsa

Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " PEMUDA UNTUK PERUBAHAN "

Indonesia Menangis
bahkan tercabik
dengan hebatnya penguasanya korupsi
tak peduli rakyatnya mengemis
Kesejahteraan tinggallah angan
keadilan hanyalah khayal
kemerdekaan telah terjajah
yang tersisah hanya kebodohan
Indonesiaku, Indonesia kalian
jangan hanya tinggal diam kawan
mari bersatu ambil peranan
sebagai pemuda untuk perubahan....


Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " SENYUM PAHLAWANKU "

Cucur keringat dalam asamu
Darah yang mengalir dalam nadimu
Tak patahkan semangat perjuanganmu
Meraih asa harapan serta cita-cita
Tekadmu membela negeri
Dengan  gagah berani engkau berdiri
Tak pedulikan hidup ataupun mati
Demi sang saka merah putih ini
Tapi ....
Kini penrjuanganmu seperti tak berarti
Tangisan pilu rakyat kecil menjadi-jadi
Korupsipun sudah menjadi tradisi
Wahai pahlawanku
Andai engkau mengerti indonesia kini
Mungkin senyumu menjadi tangismu
Mungkin tawamu menjadi sedihmu
Wahai pahlawanku
Maafkan kami yang belum bisa memperbaiki
Negara yang miskin ini
Tapi kami akan berjanji
Merebut kembali ondonesia engkau
Perjuangan dulu menjadi indonesia
Yang sejahtera abadi
Di sat ini dan nanti

Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " Habibie, Pahlawan Kami"

Kami, anak-anak Indonesia
Penerus bangsa
Yang tak kenal lelah
Dan pantang menyerah
Tekadmu yang begitu kuat
Semangatmu yang begitu berkobar
Kami meneruskan perjuanganmu
Yang telah kau Lakukan 
Kami Bangga
Memiliki seorang sosok hebat
Sepertimu
Engkau juga orang yang rendah hati
Gigih dan bersahaja
Yang terus maju
Walau badai terus menyerang
Engkau adalah seorang pahlawan
Yang patut jadi contoh
Bagi masyarakat Indonesia
Habibie,
Engkau menjadi panutan bagi kami
Generasi penerus bangsa ini

Puisi Pahlawan Pendek Pendek dengan Judul " DIBALIK SERUAN PAHLAWAN "

Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi pertiwi
Mendung,
Pertandakah hujan deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia dan semua yang ada menunggu keputusan sakral
Serbu.... Merdeka atau mati.. Allahu Akbar
Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Kau teruskan bunyi-bunyi ayat suci
Kau teriakan semangat juang demi negeri
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk ibu pertiwi..
Kini kau lihat,
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindungan-Nya selalu dihatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia abadi.

Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " Surga Pahlawanku"

Kau
Pahlawan Sejatih
Tak gentar membela
Indonesia rayya, tannah air
Jassamu teramat sangat agung
Demi bumi pertiwi
Rela bertemu
Mati
Suci
Harum menwangi
Namamu pada hati-hati ...
Tekenang abadi, beukir prasasti
Kaulah pejuang penuh keberanian
Betombak tekad tajam
Kepedihan ditelan
Tegar
Surga
Tempat peistirahatan
Pastilah untukmu, Bung
Para pejuang-pejuang bedarah suci


Puisi Pahlawan Pendek dengan Judul " Untuk Pahlawan Negriku"

Untuk negriku...
Hancur lebing tulang belulang
Berlumur darah sekujur tubuh
Bermandi keringat penyejuk hati
Ku rela demi tanah airku
Sangsaka merah berani
Putih nan suci
Melambai-lambai di tiup angin
Air mata bercucuran sambil menganjungkan do'a
Untuk pahlawan negri
Berpijak berdebu pasir
Berderai kasih hanya untuk pahlawan jagat raya
Hanya jasamu yang bisa ku lihat
Hanya jasamu yang bisa ku kenang
Tubuhmu hancur lebur hilang entah kemana
Demi darahmu...
Demi tulangmu...
Aku perjuangkan negriku
Ini Indonesiaku 


Puisi Pahlawan Pendek Bersajak dengan Judul " Pahlawan"


Hai Pahlawan kami,
Kau selalu melindungi kami
Kau telah berjuang untuk kami
Dan seluruh warga-warga dan teman-teman kami
Juga negara demi kami
Seandainya itu semua
Bukan dari pengorbanan yang rela
Dan semangat para pahlawan kita
Maka negara ini akan hancur selamanya
Jadi, terimalah terimakasih kami semua

Puisi Pahlawan Pendek dengan Judul " Pahlawan Bangsa "



Bertahun-tahun yang lalu..
Engkau berjuang.. membela negara..
Mengharumkan nama bangsa..
Engkau berjuang melawan penjajah..
Mengorbakan jasad dan nyawa..
Menyelamatkan indonesia..
Menggunakan bambu runcing !
Namun sayang..
Sebelum merdeka,
kau gugur sebagai
‘pahlawan bangsa’.


Puisi Pahlawan Pendek Bersajak dengan Judul " Maafkan Kami, Pahlawanku "

Kamilah generasi mudamu, Pahlawanku
Kamilah ujung tombak perjuangan kini
Di tangan kamilah setir nahkoda kami arahkan
Tuk berjuang diantara karam dan gelombang
    Namun, maafkan kami pahlawanku
    Jika dengan tangan ini terkadang kami corengkan noda
    Kami habiskan masa muda ini untuk berfoya
    Kami isi waktu kami dengan hal sia-sia
Di lubuk hati ini kami menangis
Ada dari kami yang menyalahi amanah
Jadi pemimpin yang kadang semena-mena
Dan memutuskan hal dengan tak adil
    Kami, memang menodai jerih generasi muda lain
    Mereka begitu getol berjuang untuk maju
    Mereka begitu gigih  menyingkir dari kenistaan
    Kamipun ingin kembali dalam lintasan itu

Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " PAHLAWAN TAK DI KENAL "

Berjuang
Kobarkan semangat
Hancurkan tentara penjajah
Rela mati, pantang menyerah
Meski luka menyayat tubuh
Keringat mengalirkan darah
Tiada kata
Pasrah
Demi
Negeri tercinta
Nyawa menjadi taruhan
Bukan untuk sebuah nama
Tidak juga demi penghargaan
Tulus hati berkorban
Penuh keikhlasan
Berperang
Musuh
Kau taklukan
Di medan perjuangan
Hingga lari tunggang langgang
Duhai pahlawan tak dikenal
Jasamu begitu berarti
Tetap terkenang
Selamanya


Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " Pahlawan"


Semangat tanpa lelah
Belah Negara
Mengorbankan jiwa raga
Walau harus bercucuran darah
Demi bangsa, Negara
Demi merah putih
Demi Indonesia
Demi kemerdekaan
Indonesia merdeka, jaya
Yang kau harap
Indonesia yang makmur
Yang terlintas
Hidup tentram tanpa penjajahan
Damai dan tenang
Yang kau impikan
Pahlawan
Kau pahlawanku



Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " Di Balik Seruan Pahlawan"

Kabut...
Dalam kenangan pergolakan pertiwi
Mendung...
Bertandakah hujan deras
Membanjiri rasa yang haus kemerdekaan
Dia yang semua yang ada menunggu keputusan Sakral
Serbu...
Merdeka atau mati Allahu Akbar
Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Engkau teruskan Menyebut Ayat-ayat suci
Engkau teriakkan semangat juang demi negri
Engkau relakan terkasih menahan tepaan belati
Untuk ibu pertiwi
Kini kau lihat...
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindunganya selalu di hatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia Abadi


Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " Tentang Pahlawan "

Jika di belah, dadamu berisi ribuan raut muka
Kau selalu memikirkan dan memperdulikan orang lain
Mendahulukan sesama dari pada diri sendiri
Maka kau rela berkorban

Di juluki pahlawan bukan tanpa alasan
Kau selalu berkorban demi kawan
Selalu dan selalu berjuang
Tanpa berharap balasan





Puisi Pahlawan Pendek Pendek dengan Judul " Merdeka "

Merdeka
Kata sederhana
Lugas, tegas, bermakna
Bebas belengguh suatu bangsa
Kemerdekaan
Hanyalah khiasan
Cuma buat pengakuan
Dari penjajah, untuk jajahan
Cerdik!
Sangat licik
Isi otak tengik
Rakyat kecil di cekik
Mana!!!
Kata merdeka
Mutiara pejuang bangsa
Rela mati bela negara
Merdeka
Kenyataan beda
Hanya para penguasa
Rakyat jelata mati tersiksa


Puisi Pahlawan Panjang dengan Judul " Pahlawanku, Senjata Usangmu Lahirkan Militer Canggih "

Bambu Runcingmu dulu, kini menjadi rudal
Pedang usangmu kini jadi torpedo handal
Ketapelmu, kini amunisi  tuk jadikan musuh terpental
Sepeda usangmu, kini jadi tank di jalanan aspal
    Pahlawanku, ini bukan kebetulan
    Bukan pula kepiawaian tangan ilmuan
    Apalagi sekedar buah kemajuan jaman
    Inilah bagian dari perjuanganmu pahlawan
Berbanggalah, kini Indonesia semakin maju
Tak kan ada musuh yang berani melaju
Terlebih merebut kemenanganmu

Puisi Pahlawan Pendek dengan Judul " Pengorbanan Pahlawan "

Apa yang kau miliki sebenarnya tak kau miliki
Karena milikmu tak pernah kau gunakan untuk hidupmu
Jika ada harga maka kau gunakan untuk yang lain
Jika ada waktu kau persembahkan bagi orang lain
Kehidupan pribadi pun kau tak pedulikan
Pemikiranmu, tenagamu, perhatianmu semua untuk mereka
Kesetiaanmu, tanda tawamu, pengorbananmu
Kau hanya ingin melihat orang lain tersenyum

Puisi Pahlawan Panjang dengan Judul " PERJUANGAN TAK PASTI "


Teriknya mentari menyentuh kalbu
Tak terasa angin merambah rasa
Hanya terasa peluh merambah jiwa
Ku coba melangkah ke sana
Tak jua ku temukan suatu hal
Ku langkahkan kembali kakiku
Tapi ku masih tak temukan sesuatu itu
Saat ku berhenti tuk bersandar
Ku memohon dan berserah
Apa aku di beri sebuah peluang
Tuk bisa hidup nyaman
Oh tuhan…….
Perjuangan ini sungguh meresahkan
Perjuangan ini sungguh membingungkan
Perjuangan ini tak menemukan jalan
Kaki tak kuat untuk melangkah
Jiwa tak kuat untuk bangun
Hati tak sanggup untuk merasa
Otak tak bisa untuk berfikir
Hidupku……….
Kenapa kau ditakdirkan seperti ini
Hanya berharap dari perjuangan yang tak pasti
Hidup ini terasa sangat membingungkan


Puisi Pahlawan Panjang dengan Judul " Ku Cinta Pahlawan Indonesia "


Bagaimana kalian mengendap dalam gelap malam
di lereng strategis sebuah bukit kecil
menghadang konvoi nica
bagaimana jantung kalian deras berdebar
ketika iring-iringan kendaraan itu semakin mendekat
lalu bagaimana tubuhmu ditembus peluru
dan kau rebah ke tanah berlumur darah
terbaring beku
di rumput ilalang
dalam lengang yang panjang
kami tak tahu
ketika itu kami belum tumbuh dirahim ibu
bagaimana kalian dalam seragam kumal
baju compang-camping
menyandang karaben Jepang
di front-front terdepan
bagaimana kalian terpelanting
dari tebing-tebing pertempuran
bagaimana kalian menyerbu tank
dengan bambu runcing
bagaimana kalian bertahan habis-habisan
ketika dikepung musuh dari segala penjuru
bagaimana kalian terbaring
di dinding-dinding kamar pemeriksaan nefis
bagaimana kalian mengunci rapat rahasia pasukan
dalam mulut yang teguh membisu
walau dilistrik jari-jarimu
dan dicabuti kuku-kukumu
bagaimana kesetiakawanan yang menulang-sumsum
bagaimana kaum ibu sibuk bertugas di dapur umum
bagaimana kalian sudah merasa bangga
kalau ke markas bisa naik sepeda
bagaimana semua itu sungguh-sungguh terjadi
dan bukan dongeng
dan bukan mimpi
kami tak alami
kami belum hadir di bumi ini
bagaimana peristiwa-peristiwa itu berlangsung
pastilah satu memori yang agung
tapi adalah memori kalian
dan bukan nostalgia kami
kemerdekaan
telah kalian rebut
kemerdekaan
telah kalian wariskan
kepada negeri ini
kepada kami anak-anakmu
kemerdekaan
menjadikan kami
jadi generasi
yang tak kenal lagi
rasa rendah hati
seperti yang kalian rasakan
di zaman penjajahan
kemerdekaan
ke sekolah naik sepeda
bukan lagi segumpal rasa bangga
seperti kalian dulu
di tahun tiga puluh
kami anak-anakmu
telah kalian belikan
sepeda motor baru
untuk sekolah, ngebut dan pacaran
tetapi
kemerdekaan
yang juga bahkan
menyadarkan kami
tentang peranan yang harus kami mainkan sendiri
dengan tangan sendiri dengan keringat sendiri
sengan bahasa kami sendiri
dalam lagu cinta
tak bersisa
pada tumpah darah
Indonesia

Kemerdekaan
kami tahu
tak hanya dalam deru
sepeda motor
tak cuma meluku tanah dengan traktor
kemerdekaan
bukan hanya langkah-langkah kami
ke gedung-gedung sekolah
kemerdekaan
bukan hanya langkah-langkah petani
ke petak-petak sawah
kemerdekaan
alah pula pintu terbuka
bagi langkah-langkah pemilih
ke kotak-kotak suara
kemerdekaan
adalah ketika hati nurani
bebas melangkah
dengan gagah
bebas berkata
tanpa
terbata-bata 
Senyum suci tlah kauraih
terima kasih pahlawan suci
semangat juang tinggi tlah kauraih
Indonesiaku gemilang kini


Puisi Pahlawan Pendek Bermajas dengan Judul " PAHLAWAN KU "

 Ohh........ Pahlawan ku
Bagaimana ku bisa
Membalas jasa-jasa mu
Yang telah kau berikan untuk bumi pertiwi
Haruskah aku turun ke medan perang
Haruskah aku mandi berlumurkan darah
Haruskah aku tertusuk pisau belati penjajah
Aku tak tahu cara untuk membalas jasa mu
Engkau rela mengorbankan nyawa mu
Demi suatu kemerdekaan yang mungkin  
Tak bisa kau raih dengan tangan mu sendiri
Ohh......... pahlawan ku Engkau lah Bunga Bangsa

4 Responses to "Puisi Pahlawan Pendek Pilihan Terbaik 1000+ (bahasa indo dan jawa)"